Manfaat Dari Daun Salam Untuk Kesehataan Tubuh

Manfaat Dari Daun Salam Untuk Kesehataan Tubuh – Daun salam merupakan tanaman yang memiliki nama ilmiah Eugenia polyantha w. Daun salam banyak digunakan terutama untuk bahan rempah-rempah, pengharum masakan di banyak negara termasuk Indonesia. Selain sebagai rempah-rempah, daun salam sebagai obat tradisional. Akhir-akhir ini masyarakat banyak yang menggunakan obat tradisional karena obat tradisional tidak memerlukan biaya yang mahal dan dapat dibuat sendiri dengan mudah, selain itu juga obat tradisional memiliki efek samping yang relatif sangat kecil dibandingkan dengan obat-obatan sintetik.

Daun salam mempunyai pohon yang cukup besar dan tingginya bisa mencapai 20 hingga 25 meter. Daun tunggal bertangkai pendek, panjang tangkai daun 5-10 mm, helai daun berbentuk lonjong memanjang yang panjangnya 7-15 cm dengan lebar 5- 10 cm, ujung pangkal daun meruncing ((FHI), 2009). Bunga majemuk tersusun dalam malai yang keluar dari ujung ranting, berwarna putih, dan berbau harum, buahnya buni, bulat, berdiameter 8-9 mm, buah muda berwarna hijau, setelah masak menjadi merah gelap, rasanya agak sepat. Biji bulat, diameter kurang lebih 1 cm, berwarna coklat.

Manfaat Dari Daun Salam Untuk Kesehataan Tubuh

1. Obat Asam Urat

Rebusan daun salam dapat mengatasi untuk mereka yang memiliki masalah asam urat. Penyakit asam urat yaitu penyakit yang menyerang persendian. Mereka yang menderita asam urat sering kali merasakan nyeri yang membuat pekerjaan terganggu. Kandungan asam urat yang tinggi membuat rasa nyeri tersebut terasa sangat menyakitnya. Untuk mengobati penyakit ini dapat menggunakan daun salam.

2. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan sering kali memunculkan rasa tidak enak saat makan. Akibatnya, pengidap gangguan pencernaan mengurangi porsi makanan. Jika tidak segera diatasi, bisa menimbulkan penyakit lain yang dampaknya lebih parah. Salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi yaitu sakit perut. Pemicu sakit perut umumnya karena diare. Penyebabnya biasanya oleh makanan dan infeksi bakteri. Untuk mengobati sakit perut, kamu dapat menggunakan daun salam. Pasalnya, dalam daun salam mengandung etanol yang menghalau pertumbuhan bakteri.

3. Cegah Batu Ginjal

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi ramuan daun salam dengan delapan ramuan obat tradisional lain, khasiat daun salam mampu mengurangi jumlah urease dalam tubuh. Urease adakah enzim yang harus dijaga keseimbangannya karena jika tidak seimbang dapat menyebabkan gangguan lambung, termasuk batu ginjal.

4. Meringankan Kondisi Pernapasan

Daun salam memiliki sifat antibakteri yang kuat. Kamu bisa memanfaatkan minyak atsiri daun salam yang telah diekstraksi. Hal ini bisa membantu meringankan berbagai kondisi pernapasan yang terasa berat. Selain itu, kamu juga bisa merebus daun salam untuk kemudian dihirup uapnya nih. Hal ini memiliki efek yang mirip dengan aromaterapi loh, sehingga dapat membantu menghilangkan bakteri berbahaya yang mungkin terperangkap pada saluran pernapasan kamu.

5. Menurunkan Kadar Kolesterol

Menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL dan kolesterol trigliserida. Daun salam memiliki kandungan vitamin C, vitamin A, zat besi, kalsium, magnesium, dan caffeic acid yang mampu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL dalam tubuh. Menurut Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition pada 2009, mengonsumsi 1-3 gram daun salam setiap hari dapat menurunkan kolesterol total hingga 24 persen, trigliserida hingga 34 persen, kolesterol LDL hingga 40 persen, serta meningkatkan kolesterol HDL hingga 29 persen.

6. Anti Peradangan

Memiliki kandungan antiperadangan yang baik untuk tubuh. Salah satu manfaat rebusan daun salam adalah kemampuannya untuk mengurangi peradangan pada seluruh tubuh. Sebuah penelitian dalam jurnal penelitian Phytotherapy. Kandungan fitonutrien unik, atau parthenolide dapat mengurangi peradangan dan iritasi ketika dioleskan ke area seperti sendi yang sakit atau area yang terkena arthritis.

7. Stabilkan Gula Darah

Sebuah studi Januari 2009 dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition menunjukkan bahwa daun salam menstabilkan kadar gula darah serta menurunkan LDL (kolesterol jahat) sekaligus meningkatkan kolesterol HDL (baik). Sementara, satu studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa kayu manis terbukti bisa menstabilkan kadar gula darah puasa dan trigliserida. Seperti daun salam, kayu manis juga dapat mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

Baca Juga :

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *